Kemendes PDTT Alokasikan 2,4 Miliar Kembangkan Potensi Wisata Pulau Mules

0
378
Johozua M. Yoltuwu, Dirjen, Kemendes PDTT didampingi Bupati Deno Kamelus saat berkunjung ke Pulau Mules, Desa Nuca Molas, Kabupaten Manggarai-NTT. (Foto : Istimewa).

RUTENG, BERITA FLORES – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bersama pemerintah Kabupaten Manggarai, NTT berkomitmen mengembangkan pulau Mules.

Pulau yang terletak di Selatan Kabupaten Mangarai itu ditetapkan sebagai destinasi wisata unggulan serta menjadi kebanggaan masyarakat Manggarai. Kemendes PDTT berjanji akan mengalokasikan anggaran sebesar 2,4 miliar sebagai bentuk dukungan terhadap potensi wisata di pulau Mules.

Hal tersebut dijelaskan Johozua M. Yoltuwu, Dirjen, Kemendes PDTT saat kunjungan ke Desa Nuca Molas, di Pulau Mules, Kamis, 22 Maret 2018.

“Kami siapkan Rp 2,4 miliar untuk pembangunan homestay dan beragam fasilitas untuk memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan yang datang,” katanya.

Pulau seluas 18.029 hektar ini menyuguhkan keindahan alam berupa hamparan bukit batu dan padang rumput alam yang bercampur dengan pepohonan. Pulau Mules menyerupai siluet putri tidur yang cantik. Pesona keindahan alam pulau ini pun lebih lengkap dengan segala keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya.

Baca Juga : Tingkatkan Pendapatan Petani, Kemendes PDTT Jadikan Manggarai Daerah Unggulan

Di sekitar pulau ini hidup beragam satwa, antara lain, penyu, lumba-lumba, ikan beragam jenis, gugusan coral dan anemon yang dapat dinikmati oleh wisatawan. Selain itu, dengan desiran ombak sedang, tempat ini sangat cocok untuk kegiatan surfing, snorkling dan diving.

“Untuk mempermudah akses ke pulau ini, kami telah memberikan bantuan berupa pengadaan Dermaga kayu dan perahu untuk nelayan,” jelas Johozua.

Johozua menjelaskan, pihaknya juga akan memberikan bantuan kapal barang berbobot 35 ton dan bersama pemerintah Kabupaten Manggarai berencana menyelesaikan pembangunan rabat beton yang mengelilingi pulau sepanjang 21 km.

“Kapal barang dapat membantu nelayan dalam mendistribusikan hasil tangkapan mereka, sedangkan rabat beton membuka akses serta menjadi daya tarik pariwisata berupa tour keliling pulau,” jelasnya.

Dalam perencanaannya, untuk mendukung program pengembangan pariwisata. Kemendes PDTT juga akan menyediakan dana untuk pembangunan sarana prasarana di pulau Mules

Salah satu Desa di pulau Mules Desa Nuca Molas juga dikembangkan perekonomiannya. Khususnya untuk nelayan dan peternak. Sementara jumlah penduduk 1.340 jiwa, potensi peternakan cukup terbuka dengan jumlah ternak saat ini berjumlah 1.420 ekor Sapi.

“Pemerintah Kabupaten membeli 70 hektar di Pulau Mules untuk lahan pengembangan ternak sapi dan pengembangan pakan ternak. Ini merupakan penjabaran dari pembangunan pertanian terintegrasi melalui pola yang disebut Sistem Manajemen Pertanian Terintegrasi (Simantri),” kata Bupati Manggarai, Deno Kamelus.

Simantri merupakan program sinergi berbagai perangkat daerah dan pihak terkait dalam upaya meningkatkan pendapatan petani. Saat ini, pihak-pihak yang terlibat program Simantri di Kabupaten Manggarai, antara lain, Dinas Perternakan, Dinas Pertanian, Dinas PUPR, serta Dinas Perdagangan.

Selain Kabupaten Manggarai NTT, Kemendes PDTT juga mengembangkan Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Dari data yang diperoleh Beritaflores.com ada 16 kabupaten prioritas terintegrasi yang dipilih sebagai pilot project permodelan. Hasil dari piloting tersebut akan diadopsi oleh 12 Kabupaten prioritas lainnya sesuai dengan karakteristik potensi, kebutuhan, dan permasalahan daerah setempat. (NAL/FDS/BEF).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here