Fredy Mui Usulkan Tenun Songke Lamba Leda, Jadi Program Prioritas PKK Provinsi

0
306
Anggota DPRD Provinsi NTT, Fraksi NasDem saat memberikan sambutan di Deru, Desa Compang Deru, Lamba Leda. (Foto: EFREN POLCE).

BORONG, BERITA FLORES — Anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi NasDem, Inosensius Fredy Mui berjanji bakal mengusulkan Tenun Songke Lamba Leda menjadi program unggulan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi.

Fredy Mui menjelaskan hal tersebut saat mengikuti acara Selek Calon DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Yosep Kasman Rambak,SE, asal Dapil III Kecamatan Lamba Leda, di Deru, Desa Compang Deru, Rabu 24 Oktober 2018.

“Istilah nae songke (kain tenun songke) asal Lamba Leda yang sangat terkenal di Manggarai. Oleh karnanya, kain tenun yang berkualitas hanya ada di Lamba Leda,” ujarnya saat memberikan sambutan pada kesempatan itu.

Menurut politisi partai NasDem itu, tenun Songke Lamba Leda memiliki ciri khas tersendiri, misalnya motif bersimbol rumah adat, serta variasi bunga songke yang sangat menarik. Adapun keunikan lain yakni, cara menenun masih menggunakan fasilitas tradisional.

“Karena itu, tenun Lamba Leda juga salah satu kegiatan yang menjadi program unggulan provinsi, serta dipasarkan melalui tim PKK provinsi yang dipimpin oleh ibu Julie Laiskodat, Ketua PKK provinsi. Jadi anggaran itu melalui APBD provinsi,” ungkap dia.

Ia menambahkan, untuk meningkatkan produktivitas tenun songke Lamba Leda, penenun harus membentuk kelompok tenun atau melalui kelompok yang sudah dibentuk. Sehingga, produktivitasnya dapat ditingkatkan.

“Kami sudah diskusi untuk meningkatkan¬†produktivitas kain tenun Lamba Leda, bersama ibu Julie Sutrisno, istri dari Gubernur NTT, Viktor Laiskodat,” kata Fredy.

Ia pun membahas mengenai optimismenya untuk memenangkan partai NasDem pada Pileg dan Pilpres tahun 2019 mendatang.

Dia menyebut, bahwa NasDem itu berada di gerbong Jokowi-Ma’aruf Amin. Memilih Jokowi kata dia, maka pililah partai NasDem.

“Ada pa Johnny Plate di pusat, ada saya di provinsi dan ada Yosep Kasman di kabupaten, jika Yosep Kasman terpilih menjadi anggota DPRD Matim, maka apa yang di butuhkan oleh masyarakat Lamba Leda komunikasinya tetap berkesinambungan,” imbuh dia meyakinkan masyarakat.

Anggota DPRD Dapil Manggarai Raya itu mengatakan kehadirannya pada kesempatan itu dapat membuka memori masyarakat tentang apa yang bisa dibantu oleh NasDem.

“Ke depan kader NasDem membahas APBN di Pusat. Jika ada usulan atau keluhan harap disampaikan kepada pa Yosep Kasman,” saran dia menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, Calon Anggota DPRD Manggarai Timur dari Partai NasDem Yosep Kasman mengatakan dirinya ingin memperjuangkan kepentingan masyarakat Lamba Leda.

“Saya bertarung di Pileg 2019 bukan karena ambisi kekuasaan maupun jabatan. Tetapi saya memperjuangkan kepentingan rakyat yaitu infrastruktur jalan, air minum dan listrik,” tandas Kasman di hadapan pendukungnya di Deru, Desa Compang Deru Lamba Leda.

Yos berpandangan bahwa, kecamatan Lamba Leda memiliki masalah infrastruktur sebagai kebutuhan urgen masyarakat. Ia menyebut parahnya sejumlah infrastruktur jalan di Lamba Leda berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Bahkan mobilitas masyarakat menjadi terganggu. Tak hanya itu, kondisi itu pun bisa berdampak terhadap rendahnya harga komoditas petani. Sebab biaya ongkos transportasi ke kota yang semakin tinggi.

“Dan saya siap membawa perubahan demi mensejahtrakan rakyat Lamba Leda saat ini,” tukas tokoh muda asal Lamba Leda itu. (EFREN POLCE/NAL/FDS/BEF).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here