SMKN I Wae Ri’i Memotivasi Siswa/i Berwirausaha

0
94
Siswa/i SMKN I Wae Ri'i dimotivasi untuk berwirausaha

RUTENG,BERITAFLORES – SMKN I Wae Ri’i, di Kabupaten Manggarai, NTT terus memotivasi para siswa dan siswinya agar menjadi wirausaha.

Sekolah yang dipimpin Yus Maria D. Romas, S.Pd., Ek ini memiliki enam jurusan yakni Teknik Gambar Bangunan, Agribisnis Pengolaan Hasil Pertanian, Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Agribisnis Ternak Ruminansia, Teknik Sepeda Motor dan Jasa Boga.

Sekolah ini tidak hanya membekali peserta didik dengan mata pelajaran di sekolah tetapi juga mengahadirkan entrepreneur sukses. Seperti pada Rabu 24-Jumat 26 Oktober 2018, SMKN I Wae Ri’i bekerjasama dengan Bandung Utama Group (BUG) menggelar seminar kewirausahaan yang dipandu oleh Feliks Musa Ahas.

Feliks mengungkapkan berwirausaha bisa berawal dari hal-hal kecil. Ia mengatakan tantangan dan hambatan selalu ada dalam membangun usaha. Bahkan cacian dan hinaan pun bisa saja terjadi.

Berwirausaha juga kata dia, harus tekun dan ulet. Karena hasil yang baik tidak dicapai secara instan.

“Sangat perlu menghargai proses. Itu kunci,” ungkapnya.

Ia sendiri mengatakan mengalami jatuh bangun dalam dalam mengembangkan usaha. Bahkan caci makian sudah sering terdengar di telinganya. Tetapi, hal itu tak membuatnya patah semangat untuk terus meraih kesuksesan.

Dalam menjalankan bisnis, menurut dia, selain berpenampilan menarik juga pelayanan yang baik dalam bentuk komuniaski yang menyenangi pelanggan juga perlu.

Kunci lainnya adalah percaya pada diri sendiri. Perlu sekali melihat dan mendengar secara langsung dan apa yang dilihat dan didengar segera dilakukan.

Apabila orang mengganggap suatu tempat tidak strategis, maka berpikir kreatiflah agar tempat itu menjadi strategis.

“Kita yang harus membuat sebuah usaha sukses dan strategis bukan karena tempatnya menurut orang tidak strategis lalu itu menjadi penghalang. Itu mindset yang keliru,” dorongnya.

Di penghujung materinya, Ahas berpesan agar anak-anak berpikir bahwa sekolah formal tidak bertujuan untuk mencetak pejabat dan PNS. Sekolah bermaksud membuka pola berpikir yang luas agar menjadi pribadi yang memiliki daya mencipta dan daya juang yang kokoh membangun fundasi diri yang sukses, mapan, disegani sehingga berguna bagi diri maupun bagi nusa dan bangsa. Bahkan dunia di masa depan.

“Belajar dengan tekun, manfaatkan waktu yang ada, majukan diri dan negeri dengan memanfaatkan potensi diri yang ada!,”ujarnya. (MELKY PANTUR/FDS/BEF).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here