Warga Keluhkan Rumput Liar Selimuti Jalan Provinsi di Manggarai Timur

1
442
Ruas jalan provinsi diselimuti rumput liar. Badan jalan pun digenangi air karena berlubang. (Foto: EFREN POLCE).

BORONG, BERITA FLORES- Jalan berstatus propinsi itu sangat memprihatinkan. Rumput liar menyelimuti badan jalan. Rumput liar itu menyelimuti ruas jalan provinsi Bea Laing – Mukun – Mbazang, di Kabupaten Manggarai Timur, Flores – NTT.

Berdasarkan pantauan Beritaflores.com, Senin, 26 November 2018, sekitar belasan kilometer badan jalan diselimuti rumput liar. Akibatnya, pandangan pengguna jalan pun terganggu. Bahkan, kondisi badan jalan sudah mulai rusak parah. Jalan licin dan berlubang menjadi momok menakutkan bagi para pengendara jika melintasi jalur tersebut.

“Kondisi jalan provinsi yang berada di wilayah ini, banyak yang rusak dan berlubang. Juga sempit akibat diselimuti rumput liar,” ujar seorang pengguna jalan, Yohanes Gaston kepada Beritaflores.com Senin, 26 November 2018.

Dia mengeluh, terkait kondisi jalan yang tidak terawat itu. Sebab, dirinya seringkali mengalami kecelakaan saat melintasi jalur tersebut.

Warga lainnya, Eduardus juga mengalami kecelakaan di lokasi yang sama. Dia mengaku, mengalami luka serius di bagian tubuhnya karena kecelakaan.

Bila tak kunjung dibersihkan, kata dia, kondisi itu bisa saja semakin parah. Dia menambahkan bisa saja kasus kecelakaan lalu lintas di lokasi itu terus bertambah.

“Bila tidak diperbaiki kondisi ini, maka kendaraan yang berlawanan arah bisa saja terjadi kecelakaan karena jarak pandang terhalang oleh rumput liar,” keluhnya.

Dia menjelaskan, jalan tersebut merupakan nadi perekonomian masyarakat di Kabupaten Manggarai Timur.

Edu menilai, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten tidak melakukan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut.

“Kami mendesak perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan ini. Jalan ini mesti segera diperbaiki demi kelancaran aktivitas perekonomian warga,” lanjut dia.

Dia juga menambahkan, sebagai warga dirinya berharap agar kondisi jalan segera dilakukan perbaikan. Namun, perlu diperbaiki secara total. Juga ditangani secara serius. Kualitas saat melakukan perbaikan lanjut dia, tidak boleh diabaikan.

“Jika kita tidak berhati-hati, maka bisa saja kecelakaan karena jalan sempit karena diselimuti rumput liar. Ditambah lagi jalan rusak berlubang,” tandasnya. (EFREN POLCE/FDS/BEF).

1 COMMENT

  1. Jangan hanya mengelu, tapi kerja samanya yang paling penting baik dari masyarakatnya sendiri maupun pemeritah. Budayakan swadaya masyarakat.. Itu lebih bijak dibandingkan kite mengelu.. Semoga bermanfaat..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here