Deno Pimpin Bersih Pasar Inpres Ruteng

0
144
Bupati Manggarai, Deno Kamelus saat memimpin ASN melakukan pembersihan Pasar Inpres Ruteng. (Foto: Humaspro).

RUTENG, BERITA FLORES – Bupati Manggarai, Deno Kamelus memimpin sejumlah Aparat Sipil Negara (ASN) dalam melakukan pembersihan area Pasar Inpres Ruteng, Selasa, 18 Desember 2018.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi bupati Manggarai tentang “gerakan budaya bersih”. Berdasarkan pantauan, para rombongan tiba di Pasar Inpres Ruteng sekitar pkl 05.30 waktu setempat.

Tiba di lokasi, para ASN bersama bupati Deno Kamelus mulai melakukan pembersihan pada drainase, tempat penjualan ikan serta akses masuk ke Pasar Inpres Ruteng. Sampah berserakan baik di akses masuk pasar maupun di dalam drainase berhasil dibersihkan.

Fasilitas mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, sehingga air tersumbat akibat sampah pada drainase di pasar rakyat itu terpaksa dilakukan penyemprotan dengan menggunakan selang Damkar.

Gerakan budaya bersih pun sasar sejumlah tempat pelayanan publik seperti kantor pemerintah, sekolah, rumah sakit, kantor camat hingga kantor kelurahan atau desa serta lingkungan sekitar.

Kegiatan ini dilaksanakanan dalam rangka mempringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Provinsi Nusa Tenggara Timur yang jatuh setiap tanggal 20 Desember.

Bupati Manggarai, Deno Kamelus mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberi contoh kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan. Juga agar kondisi kebersihan pasar tetap terjaga.

“Kebersihan pasar ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga merupakan tanggung jawab bersama termasuk para pedagang pasar,” ujar Deno di hadapan para pedagang pasar.

Program gerakan budaya bersih itu juga bertujuan agar memwujudkan kota Ruteng sebagai kota bersih: aman, sejuk, rindang indah. (ASRI).

“Caranya adalah dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat,” ucap dia.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Manggarai Venansius Burhanus, menjelaskan, kebersihan merupakan kebutuhan bagi setiap individu.

Venan menyebut, aksi bersih-bersih pasar merupakan gerakan untuk membangun kesadaran bagi para pedagang pasar untuk tetap menjaga kebersihan.

“Dinas Perdagangan terus membangkitkan kesadaran para pelaku pasar untuk menjaga tempat ini. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sebagai sebuah gerakan moral. Kita coba menumbuhkan semangat ini pada teman-teman di pasar,” ujar Venan.

Kegiatan ini dilakukan secara bersamaan di seluruh kabupaten atau kota di propinsi NTT menindaklanjuti surat Dinas Perdagangan Propinsi NTT Nomor: Perdag.800/767/SEK/2018 perihal Gerakan NTT Hijau dan NTT Bersih. (NAL/FDS/HUM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here