Ini Kata AHP Saat Tatap Muka di Manggarai Barat

0
60
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira saat memberikan sambutan. (Foto: Beritaflores).

LABUAN BAJO, BERITA FLORES — Andreas Hugo Pareira alias AHP, Anggota DPR RI, menggelar kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Jumat, 1 Febuari 2019. Kegiatan ini digelar dalam bentuk tatap muka bersama masyarakat dan siswa SMAN 2 Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Pertemuan di lapangan SMAN 2 Komodo, Manggarai Barat ini, dihadiri juga oleh Kepala Sekolah, para guru, orangtua murid, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat.

RDP ini bertujuan untuk mendengar aspirasi serta pandangan masyarakat dalam berbagai wacana yang sedang berkembang.

Saat itu, AHP juga berbicara tentang nilai empat pilar bangsa yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Andreas saat mengawali sambutan dengan mengadakan kuis seputar aspek-aspek Pancasila dengan hadiah sebuah tas backpack yang disambut meriah oleh para peserta.

Anggota DPR RI Dapil NTT 1 meliputi Flores, Lembata, Alor ini meminta masyarakat untuk tetap berwaspada. Sebab ancaman terhadap empat pilar bangsa dewasa ini semakin nyata. Hal tersebut, kata dia, sangat berdampak langsung pada kehidupan berbangsa dan bernegara.

Paham radikalisme, kata dia, semakin marak terjadi. Selain itu, maraknya berita bohong (hoax) memenuhi ruang media sosial dapat memecah belah bangsa Indonesia.

“Tujuannya adalah menebar rasa takut di tengah-tengah masyarakat dan ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi bangsa kita,” ungkap Andreas.

“Hoaks ini dimanfaatkan untuk keuntungan elektoral dalam pemilu semata seperti isu kontainer surat suara yang sudah tercoblos dan isu plastik Ratna Sarumpaet,” papar Andreas.

Pada kesempatan tersebut, AHP pun berbicara sejumlah aspirasi masyarakat seperti kebutuhan sinyal komunikasi, akses internet, status tenaga edukasi yang masih honorer, juga pembangunan gedung sekolah.

Ketua DPP PDIP ini berharap, dengan pertemuan ini, dapat bermanfaat bagi seluruh peserta secara umum sehingga dapat menjaga keutuhan NKRI, terutama dari ancaman-ancaman yang merongrong keutuhan berbangsa dan bernegara. (NAL/FDS/BEF).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here