• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, June 28, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Besok, Pemkab Matim Bersama DPRD Bahas Nasib 1.225 Guru Bosda

by Redaksi Berita Flores
5 March 2019
in BERITA, HEADLINE, PENDIDIKAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, Flores – NTT berencana menggelar rapat kerja khusus bersama pihak legislaitif, terkait rasionalisasi guru Bosda pada Rabu besok, 6 Maret 2019.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, Basilius Teto mengatakan, pihaknya bakal menggelar rapat kerja khusus bersama DPRD Matim untuk mengambil keputusan secara final terkait rasionalisasi sebanyak 1.225 guru Bosda di daerah itu.

“Besok ini kan keputusan final, juga keputusan terbaik, karena besok ada rapat kerja khusus dengan DPRD,” ujarnya kepada Beritaflores.com di ruang kerjannya, Selasa, 5 Maret 2019.

Sebelumnya, Kadis Basilius, enggan menerbitan surat keputusan (SK) kepada sejumlah guru Bosda di Matim karena pihaknya harus melakukan analisis terlebih dahulu terkait kebutuhan riil.

Basilius mengungkapkan, apabila dicermati berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, hanya 928 guru yang terakomodir. Namun, jelas dia, berdasarkan analisis kebutuhan riil tenaga edukasi di daerah itu jumlah tersebut masih sangat kurang.

“Setelah dianalisis kebutuhan riil baik guru TK, SD, maupun SMP, pemkab Matim membutuhkan sebanyak 1.225 guru,” pungkas dia.

Dia pun belum memastikan berapa jumlah guru yang akan dirumahkan. Meski begitu, menurut Basilius, pemerintah Matim akan berupaya untuk mengakomodir kembali sejumlah guru sesuai kebutuhan riil di daerah itu.

“Belum bisa dipastikan berapa yang akan dirumahkan, tergantung perubahan anggaran saat rapat bersama DPRD,” kata Mantan Kadis Koperindag itu.

Dia berharap, pemerintah daerah bersama DPRD akan membuat keputusan terbaik terkait nasib sejumlah guru di Matim. (EFREN POLCE/BEF).

BacaJuga

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

25 June 2026

Kadis Aloisius: Empat Destinasi Wisata Andalan Manggarai Jadi Penyumbang PAD

25 June 2026

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

25 June 2026

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

23 June 2026

ARTIKEL TERKINI

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

25 June 2026

Kadis Aloisius: Empat Destinasi Wisata Andalan Manggarai Jadi Penyumbang PAD

25 June 2026

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

25 June 2026

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

23 June 2026

BANYAK DIBACA

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

Panitia Matangkan Persiapan Turnamen U-15 di Kecamatan Cibal

Kadis Aloisius: Empat Destinasi Wisata Andalan Manggarai Jadi Penyumbang PAD

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores