• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, July 28, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Dorong Industri Pariwisata, Pemkab Matim Gelar Festival Caci

by Redaksi Berita Flores
24 July 2019
in ADVERTORIAL, BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES–Dalam rangka mendorong industri pariwisata, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Flores-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal menggelar Festival Caci sebagai tarian khas orang Manggarai, di Toka-Borong pada 30-31 Juli 2019 mendatang.

Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Timur, Rofinus Hibur Hijau, mengatakan bahwa, kegiatan festival caci merupakan program yang dicanangkan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dalam bidang pariwisata. Panitia Festival akan menghadirkan masing-masing 20 penari caci dari 9 kecamatan di daerah itu.

Program tersebut, kata dia, bertujuan untuk membangun Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) dan Pariwisata Berbasis Budaya (Culture Based Tourism).

“Festival caci ini bertujuan untuk mendukung visi-misi Bupati Manggarai Timur di bidang pariwisata yaitu membangun pariwisata berbasis masyarakat atau community based tourism. Selain itu, sebagai suatu kelompok masyarakat tentu kita juga memiliki budaya yang kita junjung tinggi, maka festival caci ini juga sekaligus mendukung program pariwisata berbasis budaya atau culture based tourism” ujarnya kepada Beritaflores.com saat ditemui di Ruang Kerjanya Rabu, 24 Juli 2019.

Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Timur, Rofinus Hibur Hijau. (Foto: Dok. Pribadi).

Ia juga menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut juga digelar dalam rangka mendukung program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata untuk meningkatan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan potensi pariwisata.

“Kegiatan festival caci ini adalah bentuk pelestarian kekhasan budaya lokal. Ini merupakan langkah terbaik untuk menarik lebih banyak para wisatawan, pada gilirannya akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” jelas dia.

Rofinus mengungkapkan bahwa, anggaran kegiatan Festival Caci ini bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) melalui Dinas Pariwisata Provinsi NTT senilai Rp.114.000.000. Kegiatan Festival Caci itu juga memberikan peluang bisnis bagi para pedagang yang ingin berjualan.

“Panitia kegiatan menyiapkan stan-stan yang diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin berjualan. Jenis penjualan bervariatif, bisa berupa kuliner khas Manggarai Timur, cendramata, atau prodak unggulan lain seperti kopi agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,”

Festival Caci ini juga diharapkan dapat memamerkan semua produk unggulan daerah Kabupaten Manggarai Timur. Oleh karena itu sangat dibutuhkan partisipasi dari masyarakat dalam mendukung kegiatan tersebut. Tujuan utama kegiatan Festival Caci dalam rangka menghidupkan perekonomian masyarakat Manggarai Timur.

“Tujuan utama kegiatan Festival Caci adalah untuk menghidupkan perekonomian masyarakat. Jadi caci hanya sebagai trigger atau pendorong atau daya tarik untuk mengundang orang masuk menyaksikan festival” jelas dia.

Pihaknya berjanji akan menggelar kegiatan Festival Caci secara rutin paling kurang tiga kali dalam setahun.

Ia menuturkan bahwa, Caci merupakan brand design festival pertama. Ia berkomitmen menghadirkan brand design festival Kopi Pai’t Colol yang akan digelar di Kecamatan Pocoranaka Timur, tepatnya di Colol. Juga brand design festival Tanjung Bendera yang akan digelar di Mosui.

Ia menambahkan, Festival Kopi Pai’t Colol dipilih karena kopi adalah salah satu kekuatan atau komoditas ekonomi masyarakat dan itu suda menjadi ciri khas daerah Kabupaten Manggarai Timur. Oleh karena itu mulai dari sekarang akan terus dikembangkan sehingga branding kopi colol bisa populer di daerah lain. (TIM/FDS/BEF).

Tags: BUDAYA MANGGARAIDINAS PARIWISATA MANGGARAI TIMURFESTIVAL CACI MANGGARAI TIMURPEMERINTAH MANGGARAI TIMURROFINUS HIBUR HIJAUTARIAN ADAT MANGGARAITarian Caci

BacaJuga

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

28 July 2026

Yayayasan Bambu Lingkungan Lestari Gandeng SMPN 7 Satar Mese Gelar Kegiatan Bamboo Goes to School

27 July 2026

Jelang HUT RI Ke-81, Seluruh Perangkat Daerah Diminta Gunakan Logo Resmi HUT RI

27 July 2026

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

17 July 2026

ARTIKEL TERKINI

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

28 July 2026

Yayayasan Bambu Lingkungan Lestari Gandeng SMPN 7 Satar Mese Gelar Kegiatan Bamboo Goes to School

27 July 2026

Jelang HUT RI Ke-81, Seluruh Perangkat Daerah Diminta Gunakan Logo Resmi HUT RI

27 July 2026

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

17 July 2026

BANYAK DIBACA

Yayayasan Bambu Lingkungan Lestari Gandeng SMPN 7 Satar Mese Gelar Kegiatan Bamboo Goes to School

Jelang HUT RI Ke-81, Seluruh Perangkat Daerah Diminta Gunakan Logo Resmi HUT RI

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

Pertengahan Tahun 2026, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Manggarai Sudah Capai 35 Kasus

Tiba di Kupang, Gubernur Melki Sambut Kedatangan Kepala Kejati Baru NTT Roch Adi Wibowo

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores