Kepala Sekolah di Matim yang Halangi Jurnalis Saat Bertugas Terancam Dipecat

0
973
Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristo Selek, Kepala Sekolah TRK Sare, Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Foto: istimewa).

BORONG, BERITA FLORES – Kristo Selek, kepala sekolah Sekolah Dasar TRK Sare di desa Komba, kecamatan kota Komba, kabupaten Manggarai Timur, NTT terancam kehilangan jabatannya.

Sebelumnya, sebuah video di sosial media tersebar luas. Dalam video tersebut, Kristo diduga mengintimidasi seorang jurnalis yang sedang melakukan peliputan kegiatan penetapan Pilkades di Desa Komba.

Dalam video tersebut, Kristo terlihat mengamuk dan menghalang-halangi kerja jurnalistik saat salah seorang wartawan media online tengah melakukan tugas jurnalistiknya.

“Stop dulu. jangan foto, jangan foto, jangan,” sahut Kristo setelah mencoba untuk mendorong dan merampas kamera milik wartawan.

Padahal, pengambil gambar tersebut sudah mengaku sebagai wartawan. “Saya dari media”, ujar wartawan Posflores.com yang diketahui berinisial KNJ.

Video yang berdurasi 1 Menit 17 detik itu menyita perhatian publik termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, Basilius Teto.

Ditemui di ruang kerjanya Jumat (4/10), Basilius sangat menyayangkan prilaku Kristo Selek yang meninggalkan tugasnya sebagai seorang guru demi urusan politik.

Baca: ASN di Matim Diduga Intimidasi Wartawan Saat Peliputan, AJO Tempuh Langkah Hukum

“Dia kan seorang ASN yang seharusnya tidak boleh terlibat dalam politik praktis apalagi yang bersangkutan ini meninggalkan jam tugasnya sebagai seorang guru. Dalam video itu, saya melihatnya dari sisi prilaku. Yang bersangkutan itu tidak menunjukan etika yang baik di tengah masyarakat,” tandas Teto.

Kadis Teto juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada Kristo Selek jika nantinya terbukti melanggar ketentuan undang-undang yang berlaku.

“Kalau memang terbukti apa yang dia buat itu tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku maka yang bersangkutan kita pindahkan atau mungkin kita berhentikan dari kepala sekolah,” tegasnya

Informasi yang dihimpun Beritaflores.com, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, Basilius Teto sudah memanggil Kristo untuk klarifikasi.

Efren Polce/BF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here