Perangi COVID-19, Pemkab Manggarai Perketat Akses Masuk

0
76
Bupati Manggarai Deno Kamelus bersama Tim Gugus Tugas saat menggelar acara adat Tesi di Weri Pateng wilayah perbatasan Manggarai dan Manggarai Barat. (Foto: Dok Pemkab).

RUTENG, BERITA FLORES- Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus (COVID-19) memperketat akses masuk ke wilayah administrasi daerah itu. Kebijakan ini mulai berlaku usai meresmikan Posko Perbatasan Manggarai dan Manggarai Barat di Weri Pateng pada Kamis malam,14 Mei 2020.

Berdasarkan pantauan wartawan Bupati Deno melakukan peresmian penarikan tali portal pertanda diresmikannya pembatasan para pelaku perjalanan masuk wilayah Manggarai. Ritual adat melalui acara ‘Tesi‘ (memohon izin kepada leluhur dan alam yang menjaga tempat ini sekaligus memohon keselamatan dari wabah virus corona).

Baca: Bupati Manggarai Minta Dula Batasi Pasien Rujukan ke RSUD Ruteng

Upacara adat tersebut dimulai pada pukul 18:00 di Weri Pateng, Kecamatan Lelak sebagai wilayah perbatasan antara Kecamatan Lembor di wilayah Kabupaten Manggarai Barat dan Ketang, Kecamtan Lelak di wilayah Kabupaten Manggarai.

Pada kesempatan itu, Bupati Manggarai Deno Kamelus menjelaskan, penutupan akses ini akan berlaku mulai berlaku pada Kamis malam, pukul 00.00 Wita. Keputusan tersebut diambil usai dirinya berkonsultasi dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat serta berkoordinasi dengan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula.

Ia mengatakan, proses pembatasan akses tersebut akan dituangkan dalam bentuk instruksi Bupati Manggarai dan tetap memberikan kelonggaran atau pengecualian bagi angkutan logistik COVID-19 seperti angkutan barang, petani yang memiliki lahan di sekitar wilayah perbatasan, pelayanan sakramen minyak suci untuk umat di wilayah perbatasan, mobilitas awak medis menjalankan kegiatan jurnalistik, dan petugas Satgas COVID-19.

Deno juga akan memastikan bahwa, pembatasan para pelaku perjalanan tersebut harus dilaksanakan secara optimal, terutama pada jalur utama seperti Jalan Raya Trans Flores Ruteng-Labuan Bajo.

“Oleh karena itu pastikan posko di perbatasan ini agar selalu stand by dan perketatkan penjagaan untuk bisa mengecek semua perlengkpan khususnya bagi para pelaku perjalanan,” tegas di.

Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Manggarai, Sekda Manggarai, Jahang Fansi Aldus, Dandim 1612 Manggarai, Letkol Inf Rudy M Simangungson, Kasat Pol pp, Kepala BPBD Manggarai, Kadis Perhubungan, Camat Lelak, Bhabinsa Kecamatan Lelak, Bhabinkhamtibmas Weri Pateng-perbatasan antara Manggarai Barat dengan Manggarai. (TIM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here