Workshop Jurnalistik, Ketua AJO Matim : Jurnalis Itu Sama dengan Pendeta, Pastor dan Ulama

0
250

BORONG, BERITA FLORES — Aliansi Jurnalis Online (AJO) Manggarai Timur (Matim) menggelar Workshop Jurnalistik di SMA Negeri 3 Borong yang beralamat di Desa Golo Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Pada Sabtu (19/09/2020).

Hadir sebagai narasumber, Pimpinan Umum Floresmerdeka.com, Kanis Lina Bana, dan Pimpinan Umum Floreseditorial Cyber Media (FEC Media), Rizky Amelia Puspitasari.

Hadir pula dalam kegiatan itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Manggarai Timur, Beni Marjun.

Pantauan wartawan Aliansi Jurnalis Online (AJO) Matim diterima secara adat Manggarai Oleh Lembaga SMAN 3 Borong.

Kepala SMA Negeri 3 Borong, Konstantinus Everson Rada, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Aliansi Jurnalis Online yang bersedia membagi ilmu kewartawanan dengan siswa/i di sekolah itu.

Rada menambahkan, kehadiran AJO Matim di lembaga yang Ia pimpin merupakan sebuah energi positif untuk kemudian memberikan ilmu pengetahuan baru bagi siswa/i.

Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Online (AJO) Matim, Adrianus Kornasen, dalam sambutannya mengatakan bahwa terlaksananya kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mencerdaskan kehidupan sebagaimana tertulis dalam UUD 1945 alenia ke-empat.

Pada kesempatan itu, Kornasen, mengajak siswa/i di SMA Negeri 3 Borong agar melek teknologi.

“Tidak paham teknologi akan tergerus oleh zaman,” Tegas Kornasen.

Menurutnya, sebagai generasi penerus bangsa, siswa/i harus dipersiapkan mulai dari sekarang melalui kegiatan-kegiatan yang ekstrakulikuler.

Menyinggung soal wartawan, kornasen, menjelaskan pekerja jurnalis sama seperti pendeta.

“Jurnalis adalah pewarta sama Pendeta, Pastor dan Ulama. Kami sama-sama bekerja sebagai pewarta, pendeta mewartakan di gereja, wartawan mewartakan dari berita” Tutupnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Manggarai Timur, Beni Marjun, dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada AJO Matim yang sudah berkontribusi untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Adik-adik yang hadir di dalam kegiatan ini sangat beruntung karena memperoleh ilmu pengetahuan tambahan. Belum tentu mereka yang di luar sana, mendapatkan apa yang adik-adik dapatkan,” Ungkapnya.

Menutupi pembicaraannya, Beni, mengajak peserta kegiatan agar benar-benar mendengarkan apa yang di bicarakan oleh narasumber.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here