Pasien Covid-19 di Manggarai Terus Bertambah, 14 Anggota Brimob

0
68
Jurubicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Ludovikus Moa. (Foto: Beritaflores).

RUTENG, BERITA FLORES – Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manggarai kembali merilis hasil pemeriksaan sampel swab pada Senin 21 Desember 2020.

Berdasarkan data hasil pemeriksaan tersebut, terdapat 15 orang pelaku perjalanan dari Manggarai terkonfirmasi positif Covid-19, 14 orang di antaranya Anggota Brigader Mobil (Brimob) pelaku perjalanan Jakarta dan 1 orang pegawai pajak pelaku perjalanan Mataram.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manggarai, Ludovikus Moa mengatakan bahwa, 15 orang pasien langsung mendapatkan perawatan secara intensif dan telah diisolasi terpusat di Wisma Atlet Golodukal.

“Sampai saat ini, jumlah pasien Covid-19 yang telah mendapatkan perawatan sebanyak 88 orang,” ujarnya.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Manggarai itu merinci data kasus di daerah itu antara lain, 70 orang dinyatakan sembuh, 15 orang sedang mendapatkan perawatan di Wisma Atlet Golodukal, 2 orang mendapatkan perawatan di ruangan isolasi RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, 1 orang pasien meninggal dunia.

Ludovikus mengakui, pihaknya juga telah mengirimkan sebanyak 138 sampel swab ke Kupang. Sementara dari 138 sampel itu kata dia, ada 70 sampel yang hasilnya sudah diterima, sedangkan 68 lainnya masih menunggu pemeriksaan.

Menurut Ludovikus, Tim Satuan Gugus Tugas Covid-19 telah bergerak cepat dan terus menerus melakukan giat pengendalian dan pencegahan antara lain, melakukan health education, penelusuran kontak kasus, screening, pemeriksaan rapid test serta pengambilan sampel swab dari warga masyarakat yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.

“Butuh peran aktif seluruh komponen masyarakat agar terus meningkatkan kesadaran dan tanggung jawabnya untuk mematuhi protokol kesehatan dengan wajib pakai masker, wajib cuci tangan pakai sabun, wajib jaga jarak dan hindari kerumunan dan bagi pelaku perjalanan wajib melakukan isolasi secara mandiri selama 14 hari,” pungkas Ludovikus. (R11/TIM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here