Wabup Matim Buka Pelatihan Tenaga Kerja Bagi THL yang Dirumahkan

0
134

BORONG FLORES– Wakil Bupati Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jaghur Stefanus secara resmi membuka Pelatihan Ketenagakerjaan sekaligus melaksanakan Panen Perdana Ikan Lele Sistem Bioflog dan Penen Raya Jagung Benih Lamuru.

Kegiatan tersebut, bertempat di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Seminari Pius XII Kisol, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba pada Selasa 09 Maret 2021.

Dalam kesempatan itu, Wabub Jaghur didampingi Sekda Manggarai Timur, Boni Hasudungan, Vikjen Keuskupan Ruteng, RD. Alfons Segar, Vikep Borong, RD. Simon Nama, Preses Seminari Pius XII Kisol, RD. Dionisius Osharjo dan Pimpinan OPD Lingkup Pemda Manggarai Timur.

Pelatihan Ketenagakerjaan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Sosialisasi Pelatihan Bagi THL yang dirumahkan Tahun 2021 melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Matim, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Matim dan Dinas Sosial Matim yang dilaksanakan pada hari Senin (01/03 / 2021) yang lalu.

Selain itu, kegiatan tersebut sebagai bentuk respons positif Pemda Matim dalam menjawab masalah tenaga kerja di Manggarai Timur pada umumnya dan secara khusus Tenaga Harian Lepas yang dirumahkan ditahun 2021 ini.

Preses Seminari Pius XII Kisol, RD. Dionisius Osharjo menyatakan bahwa BLKK Sanpio bertujuan untuk mengasah keterampilan dan keahlian peserta pelatihan dengan berpedoman pada visi dan misi seminari yaitu membentuk manusia yang memiliki intelektualitas (scientia), guru (sapiential), kekudusan (sanctitas), kesehatan yang baik (sanitas) dan kesetiakawanan ( solidaritas).

“Terima kasih kepada Pemda Matim yang telah memberi perhatian dan bekerja sama dengan BLKK Sanpio untuk pelatihan ketenagakerjaan ini,” katanya.

Selanjutnya, mewakili Uskup Ruteng, Vikjen Keuskupan Ruteng, RD. Alfons Segar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemda Matim yang telah bekerja sama dengan BLKK Sanpio dalam memberi pelatihan kepada masyarakat Matim dan dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan di Matim.

“Terima kasih atas inisiatif dari Pemda Matim untuk memberi pelatihan tenaga kerja kepada masyarakat dan ini merupakan karya pastoral kita untuk masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, kemampuan dan sikap yang dibuktikan dengan sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan oleh BLKK Sanpio.

Menurut Wabup Jaghur, hal ini merupakan warisan dari dunia ketenagakerjaan, sehingga diharapkan dapat membantu para pekerja dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Sekarang kita harus mengubah pola pikir dan konsep kerja kita, bukan lagi mencari kerja tapi membuka lapangan kerja baru,” kata ketua DPD Partai Nasdem Matim itu.

Pada kesempatan ini juga diadakan kegiatan Panen Simbolis Jagung Komposit Varietas Lamuru oleh Kelompok Tani Sanpio dengan rata-rata produksi 8 Ton / Ha dan Panen Ikan Lele dengan sistem Bioflog yang dibudidayakan oleh Perkumpulan BLK Komunitas Sanpio.

Kegiatan panen jagung merupakan bagian dari program Provinsi NTT yaitu TJPS (Tanam Jagung Panen Sapi) dengan pengembangan, penangkaran atau perbanyakan benih jagung dengan total luas lahan 56 Ha. Sedangkan yang bersumber dari APBD II seluas 25 Ha dengan lokasi: Kelompok Wanita Tani Sehati, Desa Nanga Labang, Kec. Borong seluas 11 Ha, Kelompok Tani Sanpio, Kel. Tanah Rata, Kec. Kota Komba seluas 4 Ha dan Kelompok Tani Usaha Bersama, Kel. Pota, Kec. Sambi Rampas seluas 10 Ha. (EF / BF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here