AHP Dorong Pemerintah Perhatikan Proses Penegerian Perguruan Tinggi Swasta

0
30
Anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira saat menyerahkan dokumen penegerian Perguruan Tinggi Swasta (PTS). (Foto: Dok AHP).

JAKARTA, BF — Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Andreas Hugo Pareira menyampaikan agar pemerintah turut memperhatikan penegerian Perguruan Tinggi Swasta di daerah saat mengikuti rapat kerja bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Rabu, 10 Maret 2021.

Pada kesempatan itu, Andreas mengatakan, sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTT 1 yang meliputi wilayah Flores, Lembata, dan Alor dirinya menyadari pentingnya kehadiran PTN di tengah-tengah masyarakat dalam rangka mendukung pembangunan kualitas manusia di daerah.

Andreas juga meminta agar Menteri Pendidikan Nadiem Makarim memberikan perhatian terhadap proses perubahan status Perguruan Tinggi Negeri untuk Universitas Nusa Nipa (UNIPA) di Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Unipa merupakan universitas yang telah memenuhi syarat minimum untuk mengajukan perubahan status Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“UNIPA berpotensi menjadi PTN pertama di wilayah Flores, Lembata, Alor,” kata Andreas.

Pada kesempatan sebelumnya, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo juga telah menyampaikan pengajuan perubahan status UNIPA menjadi PTN kepada Presiden Joko Widodo saat kunjungan Presiden ke Kabupaten Sikka pada 23 Februari 2021 lalu. Untuk itu, dengan tercapainya perubahan status tersebut, diharapkan masyarakat Flores dan sekitarnya mendapatkan akses pendidikan tinggi yang lebih baik.

Andreas secara khusus menyerahkan permohonan tersebut kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai upaya untuk mempercepat proses perubahan status UNIPA menjadi PTN. Melalui upaya tersebut, politikus PDIP itu berharap kepada pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk lebih memperhatikan masalah pemerataan akses pendidikan tinggi yang berkualitas, terutama terkait kehadiran PTN di daerah.

“Mengingat proses panjang perubahan status perguruan tinggi tersebut telah dilakukan semenjak 15 tahun terakhir,” pungkas dia. (TIM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here