Mahasiswa Unika Ruteng Peduli Pendidikan Usia Dini di Tango Molas

0

BORONG, BERITA FLORES – Desa Tango Molas, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga saat ini belum memiliki satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Padahal, PAUD memiliki peran yang krusial dalam menentukan kualitas generasi penerus bangsa.

Lantaran belum memiliki sekolah PAUD, mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Tango Molas, Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng kini peduli pendidikan dengan menggelar pembelajaran kepada anak usia dini.

Selain itu, mahasiswa juga menggelar beberapa kegiatan seperti perlombaan, bakti sosial, sosialisasi dan kegiatan keseniaan. Kegiatan ini digelar di Kampung Marang, Desa Tango Molas yang dimulai pada 11 hingga 17 April 2022.

Dosen Pembina Himpunan Mahasiswa Tango Molas Unika St Paulus Ruteng, Viviana Murni menjelaskan pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam (6) tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan, agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

“Gimana pun, usia dini adalah usia emas bagi seorang anak. Pada usia ini, anak mudah diberi stimulasi tentang apa saja,” ujar Viviana.

Di samping kata Viviana, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan mahasiswa Desa Tango Molas yang ada di Unika Santu Paulus Ruteng serta bentuk kerja sama dengan masyarakat dalam menanamkan integritas pada generasi muda kampung Marang Desa Tango Molas.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Unika, Priska Pingki Purnawati mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Tango Molas yang telah mempersilahkan mahasiswa untuk datang belajar bersama adik-adik dan juga dengan masyarakat di kampung Marang.

“Kami datang bukan untuk menunjukkan bahwa kami bisa dan kami hebat tetapi kami datang karena ingin belajar bersama adik-adik dan juga belajar bersama masyarakat yang ada di Marang Desa Tango Molas ini,” tutur Purnawati.

Purnawati juga berharap bila anggota himpunan mahasiswa selesai kuliah nanti dapat membangun Desa Tango Molas ini menuju lebih baik lagi.

Leonardus Ranjang mewakili tokoh masyarakat kampung Marang Desa Tango Molas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dosen dan mahasiswa desa Tango Molas yang ada di Unika Santu Paulus Ruteng karena telah menyelenggarakan kegiatan yang edukatif terhadap masyarakat.

“Kami sangat mengharapkan agar kalian tetap memberikan perhatian kepada generasi muda kampung Marang sampai kapan pun. Kegiatan ini merupakan momen di mana kita saling refleksi tentang nilai-nilai kehidupan yang kita praktekkan selama ini,” ujarnya.

Leonardus berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut dan semakin kreatif dalam menentukan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di masa yang akan datang. (Iren).

Previous articleMeski dalam Kekurangan, Bripka Vebrick Bantu Keluarga ODGJ di Compang Kantar
Next articlePengiriman Sapi Ilegal dari Reok Barat Tujuan Bima Bikin Warga Resah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here