Oleh Alfred Tuname Istilah “leko-leles” menjadi causa selebre publik Manggarai Timur (Matim), khusus netizen medsos, seletah calon Bupati Agas Andreas menyebut frasa itu dalam sebuah kampanye politik Pilkada Matim 2018. Sebutan istilah “leko leles” sontak membuat semua tim sukses, “cheerleaders” politik dan tokoh (bukan budayawan) lawan politik merasa kesemutan dan...
Oleh Alfred Tuname Lantik itu pengangkatan seseorang. Seseorang diresmikan dalam mendapatkan jabatan atau posisi tertentu. Pada peristiwa lantik itu, ada yang meraih, ada juga yang melepas jabatan atau posisi. Itu biasa dalam pemerintahan yang berdemokrasi. Pemerintahan baru Kabupaten Manggarai Timur (Matim), dimulai dari peristiwa lantik...
Oleh Alfred Tuname Kampanye itu latihan berbudaya. Berkampanye mesti mencerminkan “cipta, rasa dan karya” yang berkiblat pada penghargaan terhadap rasa kemanusiaan. Dengan berbudaya, keadaban politik semakin lebih baik. Orasi politik adalah selain salah satu cara berkampanye, juga sebagai bentuk budaya (sastra) lisan. Karenanya, sering dijumpai ungkapan metaforis yang disampaikan oleh orator....
Oleh: ERICK GASA “Medan (arena) pada dasarnya adalah tempat persaingan dan perjuangan” (Haryatmoko, Membongkar Rezim Kepastian, 2016) BeritaFlores.com- Polemik Pantai Pede di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) – Flores sejatinya merupakan sebuah arena perjuangan (champ). Pierre Bourdieu (1994: 56) mengartikan arena perjuangan sebagai lingkup hubungan-hubungan kekuatan antara berbagai jenis modal atau lebih tepatnya antara para pelaku...
Oleh Alfred Tuname  Menuju Pilpres 2019, temperatur politik Indonesia kian panas. Head to head kubu Jokowi-Amin versus Prabowo-Sandi terus menunjukan bendera politik saling serang. Tampak ada filosofi “menyerang adalah pertahanan paling ampuh”. Siapa bisa bertahan, dialah sang pemenang. Dalam politik saling sertang tersebut, Jokowi tampil sebagai petahana. Statusnya sebagai presiden, Jokowi...
oleh Alfred Tuname Dalam Pilkada Mangarai Timur, seorang calon wakil bupati dalam sebuah kampanye mengatakan, apabila pembangunan Manggarai Timur belum maksimal, maka yang disalahkan adalah wakil bupatinya karena fungsi pengawasannya tidak berjalan. Pernyataan itu terekam jelas dalam pemberitaan media online. Pernyataan tersebut cukup “provokatif” dan memancing kebingungan nalar politik publik. Sebab,...
Oleh Alfred Tuname Pameran pembangunan sudah menjadi tren. Nyaris setiap Pemda di NTT menyelenggarakannya. Biasanya, pasca HUT RI, tanggal 17 Agustus. Setiap tahun diadakan. Rutinitas pemeran dibuat. “Stand-stand” dibangun. Acara-acara digelar. Pentas-pentas dilombakan. Semua dimaksudkan untuk memeriahkan pameran. Filosofinya, kemerdekaan melahirkan pembangunan. Ups, pembangunan tak berarti kesejahteraan. Persis seperti apa yang ada...
Oleh Alfred Tuname Dalam cerita yang berseliweran, Viktor Bungtilu Laiskodat sudah punya segalanya. Ia punya harta yang digunakan untuk membantu banyak orang; memiliki seorang istri, bunda Julie Sutrisno Lasikodat, yang rendah hati dan kreatif; dan diikuti karir politik yang apik. Ada satu hal yang belum Viktor Laiskodat miliki, yakni kepercayaan politik....
Oleh Alfred Tuname Pemimpin politik tampaknya berbeda dengan pemimpin lainnya. Pemimpin politik diikuti sebab pengaruh. Di sana ada kekuasaan dan loyalitas. Kekuasaan dirayakan untuk mendistribusikan keadilan. Loyalitas digerakan oleh ideologi dan etos serta visi yang clear. Kepemimpinan di luar politik hanya soal aturan dan jejang. Di sana ada profesionalitas, promosi dan...
Oleh Alfred Tuname* Politik tanpa nurani adalah kehampaan politik. Dengan nurani, perjuangan politik akan membawa berkat bagi banyak orang. Politik itu kerja untuk kepentingan banyak orang. Itulah yang kata yang terucap oleh Yohanes Munde, anggota DPRD Kabupaten Ngada, Partai Nasdem. Sebagai seorang politisi, ia tak henti-henti...